Categories: Berita

Muchlisin

seminar mahasiswa visioner uisi

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) menggelar seminar mahasiswa visioner, Rabu (28/5), di Auditorium Kampus B UISI. Seminar bertajuk “Mentorship with Purpose: Menyatukan Ilmu, Aksi, dan Akhlak” ini menghadirkan Muchlisin BK sebagai pembicara.

Puluhan mahasiswa hadir di lokasi sejak pukul 8 pagi. Sekitar pukul 8.30, Abdul Aziz sebagai MC memulai pembukaan. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars UISI, acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Berturut-turut sambutan Ketua Panitia Salsabila Dwike Savtuari, sambutan Ketua LDK UISI Sami’ul Hadi, dan sambutan Pembina LDK UISI Tikno, S.T., M.Kom. M.C.E.

Usai pembukaan, Ratu Putri Rinjani tampil sebagai moderator seminar. Secara apik, Ratu memperkenalkan pembicara dan menyampaikan pengantarnya.

Dalam seminar yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini, Muchlisin mengajak mahasiswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi. Termasuk dalam menyatukan ilmu, aksi, dan akhlak sebagaimana tema besar seminar.

Memulai pemaparannya, penulis 8 buku solo ini melontarkan pertanyaan apakah kita bisa mengejar dunia dan akhirat sekaligus sebagaimana judul materi yang panitia amanahnya kepadanya. Lantas ia mengajak mentadabburi Surat Al-Qasas ayat 77 dan Surat Ar-Rahman ayat 33.

Cerdas, Produktif, dan Berakhlak Mulia

Menyatukan ilmu, aksi, dan akhlak artinya menjadi mahasiswa yang cerdas, produktif, dan berakhlak mulia. Demikian konsepsi panitia yang tertuang dalam subtema materi untuk pembicara.

Karenanya, Muchlisin mengajak mereka mentadabburi wahyu pertama untuk membangun kecerdasa. Yakni Surat Al-Alaq ayat 1-5. Ketua FLP Jawa Timur periode 2022-2024 ini juga memaparkan kiat cerdas generasi teladan yang ia sarikan dari beberapa hadits Nabi, atsar sahabat, dan maqalah ulama.

Untuk menjadi produktif, Muchlisin mengajak mahasiswa mentadabburi wahyu kedua yakni Surat Al-Muddatstsir ayat 1-7. Berangkat dari ayat ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdakwah tanpa henti. Hasilnya terlihat dari produktivitas kuantitatif pertumbuhan jumlah sahabat dan produktivitas kualitatif berupa peningkatan kualitas sahabat dan pembentukan peradaban.

Terakhir, dalam membentuk akhlak mulia, Pemred Bersamadakwah.net ini mengajak mahasiswa mentadabburi Surat Al-Jumu’ah ayat 2. Melalui tiga langkah –tilawah, tazkiyah, ta’lim– Rasululah berhasil merevolusi akhlak manusia dari yang sebelumnya dholal al-mubin (sesat sejauh-jauhnya) alias jahiliyah mutlak menjadi manusia-manusia mulia yang mampu membangun peradaban gemilang.

Baca juga: Halalbihalal UISI

Fakta dan Data

Dalam paparannya, selain menyajikan dalil-dalil naqli dari Al-Qur’an dan hadits, Muchlisin juga menyajikan data. Misalnya penelitian Carnegie Institute of Technology dan penelitian Dr. Albert Edward Wiggam.

seminar mahasiswa visioner ldk uisi

“Penelitian-penelitian ini menunjukkan pentingnya akhlak mulia. Attitude, dalam bahasa penelitian mereka,” kata Muchlisin.

Di akhir sesi, Penasihat Ikadi Gresik ini menjawab beberapa pertanyaan tentang membangun kebiasaan membaca buku hingga menumbuhkan kepercayaan diri untuk berbagi inspirasi. Rupanya, mayoritas peserta seminar adalah calon mentor untuk adik-adik tingkat pada tahun akademik baru nanti. []